Silahkan Bagikan

>

Aug 9, 2017

Dalam Menghakimi Sesama





Dalam Menghakimi Sesama

Journal Emmaus, 8 Agustus 17

Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hambaKu Musa?"  (Bil 12:8)

Renungan :

Disini Miryam dan Harun mengatai Musa karena Musa menikahi perempuan Kush.
Allah menegur mereka dan Miryam mendapat sakit kusta.

Saya diingatkan untuk tidak menghakimi sesama saya. Apa yang buruk bagi saya belum tentu demikian di mata Allah. Saya pun tidak mampu melihat keseluruhan faktanya. 

Allahlah hakim yg benar, tidak ada yg tersembunyi di hadapannya. Siapakah saya? Alih-alih menghakimi sebaiknya saya refleksi diri, dan terus belajar mengasihi sesama lebih baik.
sumber tinybuddha.com

Doa :
Bapa Maha Kasih, Maha Adil.
Terima kasih atas perikop hari ini.
Saya diingatkan utk tidak menghakimi sesama saya jika mendengar/ melihat sesuatu. 
Bapa ampuni aku yang begitu munafik menghakimi sesamaku, padahal bisa saja aku jauh lebih buruk dari dia.
Bapa bantulah aku untuk memiliki hati yang jernih sehingga saat dengar / lihat sesuatu dr sesamaku, aku bisa refleksi diriku sendiri mana yg belum baik dan harus diperbaiki dariku. Ubahlah hatiku agar mampu lebih baik dalam mengasihi sesamaku. AMIN

Filled Under:

Imposible is Nothing.. Manusia Bisa Pergi Ke Bulan.. Manusia bisa Terbang.. Bahkan seorang "Husein" Bisa Tinggal Di Gedung Putih.. :D
Everyone is Perfect! Go Diamond!!!